Siapa yang tidak tahu seblak, makanan berkuah pedas khas Bandung. Umumnya seblak berisi kerupuk basah, telur, sosis, bakso, dan sayuran. Namun, saat ini banyak muncul berbagai varian isi seblak.
Seblak umumnya dibuat pedas dan menggunakan cabai merah. Kandungan kapsaisin yang ada di dalam cabai akan melekat di reseptor nyeri di selaput lendir mulut dan hidung, membantu tubuh untuk memproduksi endorfin yang bertugas menghilangkan rasa nyeri dan bisa membuat tubuh merasa lebih baik. Jika sedang merasa mood kurang bagus, makan makanan pedas bisa menjadi alternatif untuk mengembalikan mood.
Dilansir dari Wikipedia, Seblak sudah ada sejak tahun 2000an. Jenis seblak ada 2, seblak kering dan seblak basah. Seblak kering adalah kerupuk yang digoreng kemudian diberi bumbu pedas mirip dengan basreng (bakso goreng), sedangkan seblak basah seblak yang dimasak dengan cara merebus bumbu dan semua topping seblak.
Saat ini terdapat banyak varian topping seblak, diantaranya, seblak ceker ayam, seblak tulang, seblak bakso, seblak batagor, seblak aci, seblak siomay, seblak kikil, dan masih banyak lagi.
Memasuki musim hujan, seblak menjadi salah satu makanan berkuah yang paling dicari untuk dikonsumsi. Perpaduan kuah panas yang kental akan bumbu dan pedasnya cabai, bercampur dengan topping yang beragam, mampu menggugah selera makan.






















